Report a comment Thank you for taking the time to report the following comment to the administrator of this site. Please complete this short form and click the submit button to process your report. Comment in question 21-07-2006 18:59 yah apa bisa begitu ? sampai kapan pun, mesin tidak bisa menggantikan manusia dalam hal cinta atau maupun fantasi sex, karena jika sudah mencapai tingkat kepuasan ya akhirnya ya tetap aja wanita, seperti manusia udah biasa makan singkong, dikasi nasi pun, tetap bilang belum makan kalau belum nemu singkong, begitu juga sebaliknya... jujur aja saya udah menemukan titik jemu dalam cybersex.. tapi tetap cybersex saya gunakan untuk menambah gairah dalam bercinta dengan istri, dalam artian wanita tetap menjadi pelampiasan akhir. jika menikah nanti baru akan tau lah... well itu hanya pendapat saya. Guest Twitter of Adhi Rachdian (http://twitter.com/adhirachdian) |
Quote Of The Day
About Me...
|
||||




