Report a comment Thank you for taking the time to report the following comment to the administrator of this site. Please complete this short form and click the submit button to process your report. Comment in question 17-10-2005 14:23 Kalau boleh saya mengutip tulisan Bapak Adhi yang (ehm?) romantis : ??kegiatan seksual adalah hal yang paling nikmat untuk dilakukan, terlebih untuk menyatakan betapa besar cinta mereka kepada pasangannya?. Kalau boleh saya menyimpulkan bahwa kegiatan tersebut di atas adalah salah satu bentuk interaksi antar manusia?. Dan kalau boleh saya mengembangkan wacana tersebut di atas? Maka saya ingin menanggapinya dengan wacana mengenai interaksi antar manusia. Perkembangan teknologi dan perubahan dunia telah mengkondisikan manusia untuk semakin menjadi orang2 yang individualis. Sebagai contoh, bandingkan antara berbelanja di pasar tradisional dan berbelanja di pasar moderen (supermarket), dari sudut pandang interaksi antar manusia yang terjadi. Di supermarket, kita dapat memperoleh barang yang kita inginkan dengan sedikit bahkan mungkin ketiadaaan interaksi dengan manusia. Ambil trolleynya, cari barangnya, scan barcodenya untuk tahu harganya, letakkan di kasir, bayar sejumlah uang yang tertera di mesin hitung, dan anda telah berhasil memperoleh barang yang anda inginkan. Kalau di pasar tradisional? Bisa2 anda pulang dengan tangan hampa kalau tidak melakukan interaksi dengan sang penjual. Nanya barangnya, nanya harganya, ngotot nawar harganya, minta barangnya dibungkus?. Sebuah berita di acara ?Metro Hari Ini? menyatakan bahwa sebuah penelitian di Korea telah mencoba mengembangkan ?rumah pintar? dengan segala kemajuan teknologinya. Rumah itu dilengkapi dengan berbagai peralatan komputer yang memungkinkan penghuninya untuk mengontrol lampu, saluran TV, dan telepon yang masuk melalui perangkat TV, untuk memilih pakaian yang akan dikenakan, melihat traffic report dari sebuah cermin ajaib, dan memiliki sebuah robot yang secara otomatis akan membersihkan rumah ketika anda bepergian (gak ada laghi tuch?.Inem pelayan seksi?) Teknologi yang sama juga dicoba untuk diterapkan di restoran dengan mengganti pelayan2 pengantar pesanan dengan sebuah robot. Bagaimana supaya pesanan tidak tertukar? Setiap orang akan dikenali berdasarkan sejumlah nomor yang tertera di pergelangan masing2 orang dan nomor itulah yang akan dibaca oleh sang robot. Teknologi ini diharapkan akan dapat digunakan oleh publik di tahun 2010. Rasanya seperti manusia dikendalikan oleh teknologi, karena keberadaan seorang manusia dengan namanya yang special, dengan wajahnya yang unik, digantikan oleh sederet angka sebagai pengenal. Pertanyaan yang kemudian timbul di hati, dan juga menjadi pertanyaan acara ?Metro Hari Ini? itu adalah, bagaimana wujud interaksi manusia di masa yang akan datang. Apakah kita akan semakin menarik diri dari dunia sekitar membentuk individu2 yang merasa dapat hidup sendiri. Dengan kenyamanan yang kita peroleh ketika segala sesuatu dapat diatur sesuai keinginan kita. Ataukah kita akan mempertahankan pola interaksi kita dengan sesama manusia. Dengan konsekuensi suka duka yang mungkin timbul sebagai akibat hubungan antar dua atau lebih manusia yang unik dan tidak dapat diprediksi. Pertanyaan yang saya kembalikan kepada pribadi masing2 untuk menilai. Thank you pak?.dah boleh nimbrung Guest Twitter of Adhi Rachdian (http://twitter.com/adhirachdian) |
Quote Of The Day
About Me...
|
||||




