|
Seringkali setiap pagi hari sebelum berangkat ke kantor saya menonton TV. Diantara program TV yang menjadi faforit saya antara lain metro, trans, tv7 dan rcti. Diantara sekian banyak program acara yang bagus-bagus dan bermutu pada televisi diatas ada satu program acara kriminal di stasiun TV yang ditayangkan oleh TransTV yang tidak layak untuk ditonton. Seringkali pula saya terjebak di program acara kriminal transTV, sambil menunggu acara selamat pagi yang menurut saya termasuk program acara yang baik dan bagus. Walaupun dicantumkan kode BO pada pojok kiri atas layar tetap saja program tersebut tidak pantas ditayangkan pagi pagi hari. Memang cukup banyak program kriminal di TV seperti Brutal, Sergap, Borgol, Saksi Mata, Tikam, Patroli, Sidik Jari, dll. Dari segi tinjauan apakah program tersebut mendidik atau tidak, pendapat ahli pendidikan atau kriminilog sangatlah diperlukan. Dari 10 program acara yang termasuk dalam list KPI termasuk program yang bermasalah, sebaiknya program krminal juga harus ditinjau dan diatur lebih ketat lagi. Tidak masalah program seperti itu ditayangkan, seperti juga di TV luar, tetapi jam tayang sangatlah diperhatikan. Atas nama kebebasan pers bukan berarti mengganggu kebebasan masyarakat "umum" mendapatkan kebebesan acara yang bebas polusi otak, pikiran dan jiwa.
Menurut logika sederhana saja, untuk kalangan umum dan penonton awam terutama orang yang belum dewasa, apapun alasannya tayangan program seperti itu tetap tidak mendidik. Tidak mendidik saja sebetulnya tidak masalah, lebih parah lagi bahkan memberikan doktrin dan stimulasi negatif terhadap masyarakat kita yang kita sendiri seharusnya sadar akan kondisi masyarakat kita kebanyakan. Solusi bagi produser yang tetap ingin menayangkan program seperti ini, pilihlah waktu yang tidak lazim misalnya diatas jam 10 malam hingga dini hari. Semua orang tahu waktu tersebut memang bukan "prime time" yang notabene iklannya akan sedikit dan pada akhirnya pendapatan juga jadi sedikit. Pikirkanlah efek yang terjadi pada masyarakat pada umumnya. Masyarakat kita yang terlihat mulai "cenderung menyukai" kekerasan akan semakin mendapat bahan bakar untuk semakin merusak akal, pikiran dan hati mereka. Bagaimana kalau program seperti itu ditonton oleh keluarga anda dan akhirnya memberikan dampak yang merusak? Uang menjadi tidak berarti... Mari kita lindungi keluarga dan masyarakat kita dengan memberikan acara yang lebih "bermakna" dan "mendidik". Setiap yang kita perbuat hari ini akan kita tuai dikemudian hari. Kalaupun di dunia kita tidak mendapat balasan, di hari akhir kita akan "menikmati"nya. Kalaupun di dunia kita tidak merasakan "akibat"nya, anak-cucu kita yang akan menerima "karma"nya. Demikian tulisan ini semoga dapat membuka hati kita bersama. @dH1 Jadikan sebagai favorit anda (269) | Cuplik artikel ini | Views: 3484
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |