Berikut ini beberapa pengalaman penumpang yang pernah dikecewakan Air
Asia. Artikel ini merupakan kumpulan komentar penumpang Air Asia yang
ditulis di Detik Online, lanjutan dari artikel yang berjudul
“Air Asia, Now Everyone Can be Dissapointed".
Semoga masukan dan kritikan ini dapat menjadi poin yang berharga bagi
pihak Air Asia untuk meningkatkan kualitas dan kemajuannya pada masa
yang akan datang. Sayapun berharap akan tetap bisa menggunakan layanan
Air Asia diwaktu yang akan datang, semoga...
Air Asia Mengesalkan Pengalaman Santoso - Jumat 8 Desember 2006
detikcom - Jakarta, Pada hari Jumat 8 Desember 2006, saya berencana
hendak pergi ke Surabaya dan saya lanjutkan ke Malang karena ada
undangan pernikahan teman saya keesokan paginya. Saya beserta dua orang
teman saya berencana terbang dengan penerbangan maskapai Air Asia
dengan nomer penerbangan QZ 7218 pada jam 20.30.
Pada saat akan check in pada tanggal keberangkatan, ternyata
keberangkatan kami delay dan diperkirakan akan terbang pukul 4 pagi
keesokan harinya, delay yang ruar biassaaaa. Dan pada saat kami
menunggu terlihat sama sekali koordinasi yang tidak jelas di antara kru
Air Asia.
Ternyata selain penerbangan kami ternyata juga ada pener
bangan lain Air
Asia yang mengalami nasib yang sama dengan kami. Alasan delay tersebut
karena adanya kerusakan pesawat dan pesawat bantuan dari Malaysia tidak
dapat terbang ke Indonesia dengan alasan cuaca (sungguh mengherankan
maskapai sebesar Air Asia sama sekali tidak memiliki cadangan pesawat
di Indonesia yang sangat diperlukan apabila ada kerusakan pesawat).
Pada sekitar jam 23.30 malam kami diberitahu bahwa penerbangan ke
Surabaya dengan nomer penerbangan QZ 7218 dibatalkan. Alasan pembatalan
adalah karena bandara Juanda di Surabaya belum buka pada jam lima pagi
karena harus membersihkan landasan pacu.
Sungguh menggelikan bahwa Air Asia tidak mengetahui bahwa Bandara
Juanda belum buka pada jam tersebut, karena informasi tersebut adalah
informasi umum dari bandara yang bersangkutan yang semestinya diketahui
pihak Air Asia.
Akhirnya para calon penumpang yang bersedia melanjutkan terbang dengan
Air Asia akan diberangkatkan keesokan harinya pada penerbangan pagi
sekitar jam tujuh keesokan harinya, itu pun hanya tersedia 14 seat.
Sedang sisanya akan diberangkatkan dengan penerbangan siang harinya.
Karena acara pernikahan teman kami adalah Sabtu pagi di Malang, dengan
berat hati karena tidak mungkin lagi dapat mengikuti acara tersebut,
maka kami membatalkan penerbangan kami dan memutuskan untuk refund.
Dan untuk para penumpang yang refund, menurut pihak Air Asia akan
langsung dimasukkan ke credit card teman saya yang membeli tiket dan
ditambah dengan voucher sebesar kerugian kami. Apakah ini dapat
mengganti kerugian saya?
Saya benar-benar kecewa dengan Air Asia, apakah mungkin ini risiko
akibat memilih Low Fare Airlines? Harap para calon penumpang Air Asia
memperhatikan jadwal keberangkatan pada hari H.
ignsantoso[at]gmail.com
telepon di redaksi
Sumber: detik.com
Air Asia Menyebalkan Pengalaman Karyono - Jumat 8 Desember 2006
detikcom - Jakarta, Saya adalah pelanggan Air Asia, hampir pasti
seminggu 2 kali saya naik armada udara tersebut dengan route
Surabaya-Jakarta PP.
Akhir-akhir ini sudah menjadi kebiasaan Air Asia tertunda
keberangkatannya, sudah tiga kali berturut-turut namun yang paling
menyebalkan adalah pada hari Jum'at tanggal 8 Desember 2006 pas HUT Air
Asia yang kedua. Penundaan mencapai rekor tertinggi hingga 7 jam tanpa
ada pemberitahuan lebih dulu.
Saya seharusnya terbang jam 15.30 namun baru akan diberangkatkan jam
22.30 setelah kami dan seluruh penumpang protes dengan nada sangat
keras kami diberangkatkan jam 18.45.
Rupanya demikian pelayanan Air Asia yang jauh dari profesional padahal
penggemarnya mulai meningkat. Kami sangat menyesal harus marah-marah
dengan petugas front office yang sebenarnya tidak tahu apa-apa, tapi
harus bagaimana tak satu pun petinggi Air Asia menampakkan batang
hidungnya.
Kami ingatkan pada seluruh pengguna jasa Air Asia yang mempunyai jadwal
yang padat agar jangan melakukan kebodohan dengan memepercayai Flight
Schedulle Air Asia.
karyono[at]pln-jawa-bali.co.id
0217790215
Kecewa AirAsia Pengalaman Lili - 25 November 2006
detikcom - Jakarta, Rasanya AirAsia semakin hari semakin
tidak profesional. Pernah karena urusan penting, maka saya membeli lagi
tiket jurusan Jakarta Batam tanggal 25 November 2006 dengan penerbangan
jam 7.15 WIB (padahal sebelumnya saya sudah membeli tiket yang jam
15.00 WIB).
Saya tidak masalah membeli tiket baru lagi, karena memang di AirAsia
ini jika kita mengubah tiket maka kita akan dikenakan charge yang
jatuhnya kadang lebih mahal daripada beli tiket baru. Yang menyebalkan
saat itu, pesawat yang jam 7.15 WIB ini harus didelay dengan alasan ada
kerusakan.
AirAsia tidak memberikan solusi yang menguntungkan kepada kami, kami
tetap diharuskan menunggu sampai pernerbangan keduanya yaitu jam 11
siang atau mengembalikan uang kami, dimana pada saat itu jika kami
ingin membeli tiket lain, sudah pasti akan jauh lebih mahal.
Hari ini,tanggal 8 December 2006, pengalaman ini terulang lagi dan
dialami oleh orang tua saya, yang terbang dengan tujuan yang sama yaitu
Jakarta - Batam jam 7.15 WIB kembali harus didelay lagi sampai
penerbangan ke 2 yaitu jam 11 siang, dengan alasan yang sama yaitu
kerusakan pesawat.
Apakah hal ini memang disengaja atau memang rusak lagi? (rusak kok
sering?). Apa bukan karena penumpang yang terbang pagi tidak banyak,
maka dikumpulkan saja sekalian dengan penerbangan yang jam 11 siang,
agar AirAsia tidak rugi? Jika alasannya karena pesawat rusak, apa tidak
lebih baik pesawat tipe ini dimusiumkan saja, karena sering banget
rusak.
inglie_nr[at]yahoo.com
03170951395
Kecewa AirAsia Pengalaman Fernando - 25 November 2006
detikcom - Jakarta, Melalui kolom saya ini ingin melontarkan
rasa kecewa saya terhadap penerbangan bersama AirAsia. Adapun
kronologinya adalah pada saat keberangkatan saya bersama istri saya
dari Jakarta-Padang dan balik dari Padang-Jakarta pada tanggal 25
November 2006 dengan no penerbangan QZ 7524 untuk keberangkatan jam
15.40 tetapi pada kenyataannya kami diundur keberangkatanya menjadi
17.30 tanpa ada kompensasi apa pun.
Selanjutnya pada saat pulang dari Padang menuju Jakarta tanggal 28
November 2006 , dengan no penerbangan QZ 7523 untuk keberangkatan jam
13.40, kenyataan kami diundur kembali menjadi jam 18.30 dengan alasan
yang sama, pesawat dalam keadaan rusak.
Hal ini sangat mengecewakan kami karea hal ini terjadi berulang-ulang, aalagi tempat tinggal kami jauh.
Melalui kolom ini saya ingin agar pihak AirAsia dapat lebih bertanggung jawab dalam waktu penerbangannya.
Seandainya pun ada keterlambatan dapat diinformasikan kepada penumpang jauh sebelumnya dan pastinya ada kompensasi.
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Jl. Taman Ubud Estate V/19
telepon : 021-70139220
Hati-hati Transaksi Online Air Asia Pengalaman Dedy Rudyanto
31-07-2006 detikcom - Jakarta, Sebagai pemakai penerbangan Air Asia mohon tindak lanjut sebagaimana di bawah ini:
Kronologi:
1. Saya melakukan online booking via PC internet kantor pada tgl
31-07-2006 untuk rute penerbangan Jakarta-Surabaya PP untuk tgl.
10-08-2006 untuk 2 (dua) orang dewasa atas nama Dedy Rudyanto dan Imam
Ahmadin.
2. Setelah mengisi form dan memberikan no kartu kredit dengan nilai Rp.
682.600 via internet tersebut tiba-tiba PC/internet di kantor mengalami
masalah hang/error, sehingga disconnecting dengan Airasia.com.
3. Sehingga saya memutuskan untuk terbang dan memesan penerbangan lain.
4. Saya tidak mendapatkan/menerima bill statement dari email saya
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
, yang biasa saya dapatkan seperti penerbangan
Airasia biasanya.
5. Kemudian setelah 30 hari Bank BNI (tagihan diterima tgl 22 Agustus
2006) dalam tagihan bulan Agustus kartu kredit saya (bill statement
terlampir) menagihkan pembayaran untuk transaksi gagal tersebut sebesar
Rp. 682.600.
6. Pada hari Rabu 23-08-2006 saya sudah mencoba melakukan klaim atas
hal tersebut pada jam 8.30 pertama kali dengan Ade kemudian Anggoro,
atas petunjuknya diminta mengirimkan facs. Atas bill payment Bank BNI
tersebut dan telah dikirim jam 8.45 di facs 8083904. Dan kronologi
telah saya kirim ke
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
7. Selanjutnya saya menelepon kembali meminta penjelasan kelanjutan hal
tsb, namun telepon kantor ada timer dengan Ica, Abdi, Robi, Anto, Ade,
Kais.
8. Hanya Bp. Kais yg merespons dengan cepat dan meminta di-facs ulang untuk disampaikan ke Bp Eko.
9. Bp Kais telah menerima facs. Saya dan akan melanjutkan proses refund
(intern air asia) ke Bank BNI, serta menjelaskan proses selama 30 hari
kerja dan paling lama 60 hari kerja.
10. Karena saya tidak mendapatkan penjelasan tertulis dan kejelasan
proses refund tersebut saya tanggal 30 Agustus 2006 mencoba menelepon
kembali ke Bp Kais, namun beliau sedang off, dan saya diterima oleh Bp
Bambang.
11. Oleh Bp. Bambang diminta kembali mengirimkan facs bill payment BNI
dan memberikan sedikit kronologi lengkap dengan no telepon HP dan rumah
untuk disampaikan ke Bp Eko. Dari Bp Bambang akan dibantu meneruskan ke
Bp Kais dan Bp Eko untuk proses refund tersebut.
12. Namun setelah 30 hari dan 60 hari setelah dicek semua hanya janji-janji belaka tidak ada tindak lanjut dari Air asia.
Jadi berhati-hatilah transaksi On line dengan Air Asia.
Terima kasih atas Kerja sama dan perhatiannya.
dedy.rudyanto[at]plasa.com
021 4802187
AirAsia Mengecewakan Pengalaman Toto, 20 Oktober 2006
detikcom - Jakarta, Mungkin Lebaran kemarin merupakan
penerbangan saya yang terakhir dengan Air Asia. Karena dari pertama,
tidak pernahtepat waktu, meski murah, tapi silakan Anda pikirkan jika
memang waktu menjadi prioritas Anda.
Adalah salah jika kita ingin waktu tapi membeli Air Asia, jadi selama
ini saya melakukan kebodohan yang amat sangat dalam dengan membeli
tiket AirAsia ini.
Penerbangan saya kemarin JKT-SUB, 20-10-06, jam 11.15 menjadi 14.45
(posisi take off), dan SUB-JKT, 29-10-06, 20.35 menjadi 22.50! Semua
berantakan dan membawa suasana hati jadi makin panas, tatkala di CKG,
turun di lapangan terminal 2 dan menunggu bus 30 menit untuk dibawa ke
terminal 1.
toto66[at]rad.net.id
Jl. Petamburan No. 4
Jakarta Pusat
Telepon di redaksi
Iklan AiraAsia Mengherankan
Pengalaman Tanuwijaya, 18 Oktober 2006
detikcom - Jakarta, Hari ini (18 Oktober) saya lihat di Kompas
ada iklan Air Asia untuk buy 1 get 1 free set bila membeli dengan
menggunakan Clear Card.
Karena tertarik saya coba untuk membuka site AirAsia dan mencoba untuk
melakukan booking, tapi apa yang terjadi? Semua tanggal yang saya
masukkan selalu muncul maaf tidak ada penerbangan untuk tanggal
bla...bla... bla... Tapi herannya bila saya melakukan booking dengan
cara biasa penerbangan untuk tanggal tersebut ada, heran sekali!
Apakah iklan yang segede begitu hanya cuma tipuan belaka? Karena saya
coba sampai bulan Februari 2007 pun tetap tidak ada penerbangan dan
baru ada pada bulan Maret 2007.Ada yang bisa mendapatkan seat dengan
booking dengan menggunakan Clear Card?
ads[at]sobaritanuwijaya.com
Kargo Air Asia Tidak Profesional
Pengalaman Sunarto K, 29 September 2006
detikcom - Jakarta, Pada hari Jumat, 29 September 2006 saya
menggunakan pesawat Air Asia dengan tujuan Medan-Jakarta, tiba pukul
23.50 di Jakarta. Sesampainya di Jakarta, ketika hendak mengambil
bagasi, dengan sangat kecewa saya dan penumpang lainnya mendapati koper
kami dalam keadaan basah, bahkan ada beberapa koper milik penumpang
lain yang terkena tanah dan lumpur. Padahal di dalam koper saya
terdapat beberapa sampel kopi untuk keperluann bisnis, dan menjadi
basah.
Hal ini tentu sangat merepotkan saya. Dan lebih mengecewakan lagi, saya
mendapati resleting koper saya yang terbuat dari besi putus. Meskipun
tidak ada barang yang hilang dan koper tetap terkunci, tapi koper saya
kehilangan salah satu resletingnya.
Karena sudah malam, saya merasa lelah, dan tidak ingin
mempermasalahkannya lebih panjang. Kepada para pembaca, harap
berhati-hati menggunakan Air Asia.
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Jl. Intan No. 155, Cengkareng, Jakarta
Kecewa Air Asia
Pengalaman Ady, 19 Desember 2005 - 6 Maret 2006
detikcom - Jakarta, Pada tanggal 19 Desember 2005 saya melakukan
booking tiket melalui Air Asia secara online via internet dengan nomor
booking RKIIDM sejumlah Rp.653.300,- untuk teman saya yang didebet dari
Credit Card Visa saya.
Pada saat booking di detik terakhir ternyata terjadi error connection
sehingga tiket booking tidak bisa di-print. Dengan anggapan mungkin
Credit Card saya ada masalah maka kemudian saya mencoba kembali dengan
traksaksi lain dengan kode booking OKVGLX sejumlah Rp.326.300,- dengan
Credit Card Master milik teman saya. Ternyata saat detik terakhir
terjadi error kembali dan juga mengakibatkan tidak bisa print out tiket
tersebut.
2 Minggu kemudian, alangkah terkejutnya saya ternyata di tagihan Credit
Card Visa saya transaksi tersebut didebet dan dianggap berhasil. Atas
transaksi di tagihan Credit card Visa saya dan tagihan Master teman
saya, saya dan teman mengajukan komplain via telepon ke Call centre Air
Asia Indonesia.
Komplain diterima dan transaksi dibatalkan dan atas kedua transaksi
yang dibatalkan melalui system pada tanggal 17 Januari 2006, dijanjikan
bahwa uang refund akan dikembalikan ke billing credit card
masing-masing paling lambat 30 hari kerja.
Tetapi setelah 30 hari kerja dan juga tagihan baru Credit Card Visa
sudah saya terima ternyata tidak ada refund dari Air Asia Indonesia.
Saya menghubungi kembali pihak Air Asia (Bpk. Andree dan Ibu Juliana),
saya diminta bersabar karena banyaknya kejadian serupa yang harus
dilayani dan menurut mereka proses refund dilakukan terpusat oleh Air
Asia Malaysia. Mereka meminta saya dan teman saya bersabar dan nunggu
sampai 3 bulan lagi.
Melalui surat pertama tanggal 2 Februari 2006 dan surat kedua tanggal 6
Maret 2006 yang saya kirim via fax ke Air Asia Indonesia, saya telah
mencoba meminta penyelesaian atas proses refund transaksi tersebut.
Saya juga telah berusaha minta berbicara kepada pimpinan yang berwenang
atau berbicara langsung dengan bagian finance Air Asia, tetapi tidak
bisa dihubungkan dengan alasan lagi tidak ada di tempat.
Sampai tanggal surat ini, saya belum menerima refund dari pihak Air
Asia Indonesia. Sampai kapan saya dan teman saya harus menunggu. Apakah
duit tiket saya dan teman saya telah hilang ditelan oleh sistem yang
berbelit-belit dan begitu lamban?
Jadi berhati-hatilah dengan transaksi online di Air Asia.
p-kasih[at]centrin.net.id
Ruko Megamal Pluit
Pluit - Penjaringan
Jakarta Utara
Bagaimana komentar anda?
Buat Air Asia, kalau dah improve sharing ke kita2 ya... :)
Saya sendiri pernah melakukan refund pada tanggal 12 Nopember 2006 akibat pesawat Air Asia yang bermasalah dan harus di delay lebih dari 5 jam (Silahkan baca Go Holiday dengan Air Asia dan Bandara Internasional Juanda). Pada saat ditelp ke Hotline Air Asia mereka mengatakan sedang dalam proses antrian. Menurut merekan. klaim refund saya diproses pada tgl 3 Desember 2006 dan memerlukan waktu 1 bulan. Jadi sekitar bulan Januari 2007 baru akan dikembalikan ke CC saya (semoga ditepati...). Menurut Air Asia hal ini disebabkan banyaknya yang melakukan refund jadi antrian cukup banyak. Menurut saya dapat disimpulkan, semakin banyak masalah, semakin banyak yang refund, semakin lama proses pengembalian uang para (calon) penumpang Air Asia. Semakin akumulatif jugalah masalah Air Asia maupun... ***(calon) penumpang***nya...
Bagi yang pernah mengalaminya, semoga sabar menunggu dan bagi Air Asia semoga dapat memperbaiki kinerjanya dan Goodluck, sukses selalu...
Blog ini resmi diluncurkan kembali pada tanggal 9 Januari 2008. Mohon maaf jika banyak kekurangan. Website lama masih dapat diakses disini. Tahun Baru, Website Baru, Semangat Baru... Semoga bermanfaat!
@dH1 NB: Mohon kritikan dan sarannya, terima kasih.
Pusing Cari Hosting yang Pro? Klik baner dibawah ini...