This is a Flickr badge showing public photos and videos from rachdian. Make your own badge here.
?Air Asia, Now Everyone Can be Dissapointed"
Ditulis Oleh Adhi Rachdian
Rabu, 29 November 2006
Berikut ini beberapa pengalaman penumpang yang pernah menggunakan Air
Asia. Sumber tulisan saya ambil dari beberapa rekan-rekan saya dan juga
tulisan penumpang lainnya yang diposting di internet. Silahkan anda baca juga tulisan mengenai
Air Asia Murah? dan
Go Holiday dengan Air Asia dan Bandara Internasional Juanda.
Kualitas rangking Air Asia dapat
anda lihat di http://www.airlinequality.com/Airlines/AK.htm. Komentar penumpang Air
Asia dapat dibaca dan juga jika ingin mengomentari dapat anda akses di
http://www.airlinequality.com/Forum/air_asia.htm. Khusus komentar Air
Asia Thailand
dapat anda baca di http://www.airlinequality.com/Forum/thai-air_asia.htm
stephanie situmorang (
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
), balikpapan
Sumber: Surat Pembaca Kompas, 13/11/2006
Air Asia Merugikan
Tanggal 16 Oktober 2006 saya membooking ticket Air Asia secara on line
perjalan Jakarta-Balikpapan-Jakarta untuk kedua orang tua saya.
Pembayaran pun saya lakukan on line sebesar Rp 1.363.000.
Sesampainya
di airport ternyata orang tua saya dimintai lagi uang dengan alasan
credit card saya ditolak, sedangkan tagihan kartu sudah saya bayar dan
jelas ada transaksi dari Air Asia. Orang tua saya pun akirnya membayar
(lagi) di counter sebesar jumlah di atas, karena tidak mungkin pulang
lagi.
Akhirnya saya menelepon Air Asia call centre di
Malaysia. Setelah menunggu 30 menit on hold saya tersambung dengan
Ms.Leny yang menjanjikan masalah saya sudah diproses (dalam hal ini
saya sudah mengirim bill statement).
Tetapi, sampai sekarang
bank penerbit kartu mengatakan belum ada pengembalian dari Air Asia.
Saya sebagai customer yang baru pertama kali menggunakan jasa
penerbangan ini merasa sangat dirugikan. Saya minta
pertanggungjawabannya.
Rondang Sibarani Pondok Bambu, Jakarta Timur Sumber: Surat Pembaca Kompas, Senin, 02 Oktober 2006
Kargo Air Asia Tidak Aman
Keamanan
barang di kargo Pesawat Air Asia tidak mendapat pengamanan yang ketat
dan sangat mengecewakan. Pada tanggal 30 Agustus 2006 saya terbang
dengan pesawat Air Asia pukul 10.45 dari Jakarta tujuan Medan.
Hal
yang amat mengecewakan adalah penanganan barang bawaan penumpang, yaitu
berupa tas koper dan tas ransel saya di kargo Air Asia Bandara Soekarno
Hatta, Cengkareng sewaktu pulang tanggal 1 September 2006 dari Medan
pukul 13.45 menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat Air Asia (QZ 7507
PNR JELUBF) yang tiba pukul 15.45 WIB.
Tas koper sobek saat
diterima di tempat pengambilan barang. Langsung saya melapor kepada
petugas Air Asia untuk segera ditangani, dan atas inisiatif bersama
dengan petugas Air Asia tas koper dimaksud difoto dengan kamera yang
ada di ponsel saya sebagai barang bukti. Ternyata bukan hanya tas koper
yang rusak, tas ransel juga dirusak dan dipatahkan "cantelan"
gemboknya.
Hasil investigasi saya pada saat kejadian, jarak
antara terminal kedatangan sampai dengan ke tempat pengambilan barang
di Cengkareng sangat jauh. Jauhnya jarak itu memungkinkan petugas kargo
di bandara melakukan tindakan yang tercela. Berbeda di Bandara Polonia
Medan, jarak keduanya sangat dekat sehingga untuk melakukan hal-hal
yang tidak wajar dan tercela sangat minim. Mohon segera dilakukan
penanganan yang serius terhadap barang bawaan penumpang, mengganti
petugas kargo demi menjaga nama baik Air Asia. Rondang Sibarani Pondok
Bambu, Jakarta Timur Sarah Z Borualogo
Sumber: Surat Pembaca Media Indonesia, http://www.media-indonesia.com/mediaanda/default.asp?page=8
“Air Asia, Now Everyone Can be Dissapointed"
Sedianya saya akan menggunakan Air Asia pada tanggal 14 September dari
JAKARTA - KUALA LUMPUR (JJF4BM) KL - BANGKOK (GJM8LV) dan BANGKOK -
PHUKET (XJKBDW) pada hari yang sama.
Namun malam hari sebelum
keberangkatan saya, sekitar pukul 7 saya menerima telp. dari Air Asia
yang mengabarkan bahwa penerbangan saya untuk kesesokan harinya
tersebut JKT - KL berubah dari jam 06.25 menjadi jam 11.00.
Perubahan
ini tentunya berakibat fatal bagi penerbangan lanjutan saya yaitu dari
KL-BANGKOK (GJM8LV) dan BANGKOK - PHUKET (XJKBDW) pada hari yang sama.
Sekitar jam 8 tadi malam saya telp. call center Air Asia dan berbicara
dengan Bpk Faisal dari bagian Pre Flight Department.
Pada
intinya Air Asia hanya bisa menggeser penerbangan lanjutan saya
tersebut yang berakibat saya harus menginap satu malam di BANGKOK dan
terbang keesokan harinya ke PHUKET.
Masalahnya saya sudah
memesan kamar di PHUKET, yang mana saya harus membayar denda akibat
pembatalan tersebut sebesar US$ 105.00 ++.
Siapa yang akan membayar denda tersebut dan juga akomodasi saya satu malam di BANGKOK!!
Dari
informasi yang saya dapat sejauh ini Air Asia tidak mau menanggung
segala kerugian tersebut di atas, walaupun kekacauan tersebut
diakibatkan oleh Air Asia.
Saya pada akhirnya membatalkan
seluruh perjalanan saya dari JAKARTA ke BANGKOK pulang pergi kode
booking JJF4BM, GJM8LV dan XJKBDW, dan saya mau Air Asia mengembalikan
semua uang yang telah saya bayarkan.
Tapi menurut Bpk Faisal, Air Asia hanya akan me-refund tiket JAKARTA-KL.
Ini bukan pengalaman buruk saya yang pertama dengan Air Asia yang sangat tidak bertanggung jawab tersebut.
Sarah Z Borualogo
Komp. BPK V No. F-10, Gandul - Depok 16512 Cin
Sumber: http://maxonne.blogspot.com/2006/05/air-asia-parah-bener.html
Date: Monday, May 22, 2006
Air Asia ... parah bener
Baru balik dari Surabaya ... naik pesawat Garuda ... tepat waktu ... pelayanan bagus ... yah ... ok lah ..
tapi
kenapa judulnya Air Asia ... ya karena seharusnya aku naik pesawat Air
Asia kemaren malam ... tapi berhubung di delay dalam itungan waktu yang
"tak terhingga" ... jadinya aku ganti naik Garuda ... (emang lebih
mahal coyyy)
Kronologinya begini ...
Air asia ... bisa
booking online ... counter check in tutup 45 menit sebelum
keberangkatan .. aku tiba di airport Juanda sekitar jam 18:30 ...
langsung check in dan menunggu di ruang tunggu ... sesuai jadwal ..
pesawat yang AKAN aku naiki terbang pukul 20:25 ... dan ketika pukul
20:00 .. ada announcement kalo pesawat di delay hingga pukul 21:30
karena ada kerusakan dari Jakarta ... para penumpang masih santai saja
... ok lah kalo cuma delay 1 jam pikirnya ..
dan ketika jarum
menunjuk pukul 21:00 .. ada announcement lagi ... pesawat akan di delay
hingga pukul 24:00 ... aku yang waktu itu memakai mp3 player agak ragu
.. jangan2 salah denger kode pesawatnya .. setelah diannounce ulang ..
ternyata bener ... GILA aku pikir ... ternyata reaksi itu tidak hanya
aku rasakan seorang ... semua calon penumpang langsung berdiri dari
kursi dan mendekat ke meja di dekat GATE nya ... PROTES !! DEMO !!!
MINTA GANTI RUGI !!! aku cuma ikut2an melihat aja dari belakang ..
sambil senyum2 ... lucu juga pikirku ... (mau marah juga udah lemes
gara2 laper) ..
Ternyata dari penjelasan yang ada ... pesawat
yang rusak itu tidak bisa dibetulkan .. jadi harus mendatangkan pesawat
dari Medan ... jadi harus nunggu ..
Padahal ... ada penerbangan
sesudah kita (air asia juga) pada pukul 22:20 .. dan dipastikan
penerbangan itu tidak delay .. alias tepat waktu .. mereka yang merasa
dirugikan langsung memaksa pihak air asia untuk menggeser jadwal
penerbangannya .. ada yang minta ganti pesawat maskapai lain (sayangnya
sudah tidak ada penerbangan yang lain alias kita yang terakhir) ..
masih ribut2 terus .. ada penumpang yang keliatannya spt "PREMAN" ..
bilang kalo dia bakal datengi orang2nya buat ngancurin segala .. weleh2
.. ada tante2 yang udah emosi sampe gebrak2 meja ... ada yang dari luar
negeri sampe pake bahasa inggris segala .. ada yang singlish lagi ...
perdebatan
berjalan cukup lama .. mungkin 1 jam an .. terus aku bercanda ama salah
satu calon penumpang "WAh .. kalo dia bisa bertahan debat sampe jam 12
... berarti usahanya berhasil mhuehuehuehuhue... akhirnya kita semua
naik pesawat juga ..huehuehue" ... Saking pada panasnya .. ngga ada
yang tanya kalo jadwal itu pasti dan tidak delay lagi .. akhirnya aku
buka suara juga .. "Apa bapak yakin kalo pesawatnya bakal ada ntar jam
24:00 ???" ... semua yang tadinya mulai hening langsung heboh lagi ..
wwuih .. seakan2 aku jadi provokator nih .. dan ternyata emang bener
... denger2 dari HT nya ... jadwal mundur lagi hingga jam 00:30 ...
weleh2 ...
aku mulai agak was2 .. kok seakan2 ada firasat aku ngag boleh terbang malam itu ...
terus
.. kalo pun berangkat ... sampe jakarta bisa ampir jam 3 ... gile .. di
cengkareng jam segitu mana ada taxi resmi .. taxi nya pasti minta biaya
yang gila2an .. blom ntar kalo ada apa2 ... riskan .. akhirnya aku dan
beberapa penumpang lain minta refund PENUH .. dan disetujui ... malah
seharusnya kita dapat uang ganti rugi ...
kita naik pesawat
karena ngejar waktu .. eh .. kok malah jadi lebih lama dari naik kereta
... weleh2 ... cape lagi ... akhirnya balik lagi deh ke rumah .. besok
pagi2 langsung cari tiket penerbangan pagi ... dan daripada takut
molor2 lagi ... naik Garuda deh ... emang lebih aman .. walau lebih
mahal ..
posted by Cin @ 2:27:00 PM Risti B
Saya mau share pengalaman buruk naik Air Asia, siapa tau bisa jadi
bahan pertimbangan jika harus terbang membawa anak-anak anda.
Sebetulnya saya dari awal ragu-ragu untuk terbang dengan Air Asia
ketika kami memutuskan untuk berlibur ke Bali awal Oktober kemarin
dengan 2 anak balita dan 1 bayi usia 3.5 bulan. Namun harga yang miring
dan proses pembelian/pemesanan yang praktis akhirnya membuat saya
mengiyakan ajakan suami.
Karena sudah diberi tahu dari awal bahwa tidak ada penomeran tempat
duduk, maka kami berangkat awal dengan harapan bisa duduk dengan
nyaman. Kebetulan suami sedang bertugas ke kantornya di KL sehingga
saya berangkat dengan 2 orang nanny dan ke-3 anak kami (usia 5th, 4th
dan 3.5 bln) sementara suami menyusul langsung dari KL.
Memang pada saat boarding kami diberikan prioritas untuk naik lebih
dulu karena membawa anak-anak. Namun betapa kecewanya saya karena bus
yang membawa kami ke pesawat ternyata dipenuhi juga oleh penumpang yang
tidak membawa anak2. Alhasil saya patah semangat karena tidak mungkin
berdesakan untuk rebutan kursi. Untunglah kami ber-6 bisa duduk dalam
satu baris, meskipun ada insiden saya di-gilas penumpang lain yang
kelihatannya takut tidak mendapat kursi.
Pulang dari Bali, ternyata nasib kami lebih naas. Pesawat yang harusnya
berangkat jam 1920, ternyata baru berangkat pukul 2320. Itu pun tanpa
ada pemberitahuan keterlambatan hingga pukul 2015. Setelah itu, setiap
jam ada pemberitahuan bahwa pesawat akan terlambat 'kira-kira' satu jam
lagi.
Untunglah saya dan suami dapat memanfaatkan fasilitas 'lounge' di
airport dengan mempergunakan kartu kredit kami, sehingga anak2 dapat
dengan nyaman bermain dan istirahat di sofa yang tersedia.
Sebetulnya saya sudah curiga bahwa pesawat yang harusnya membawa kami
mengalami 'sesuatu' sehingga tidak dapat berangkat, dan kami
digabungkan ke penerbangan berikutnya yang terjadwal jam 2300.
Penerbangan kami dengan nomor QZ7513 seharusnya berangkat pukul 1920.
Sementara penerbangan selanjutnya pukul 2300 dengan nomor QZ7519. Namun
pada saat hal ini kami tanyakan kepada pihak Air Asia, mereka
menyangkal hal tsb. Bahkan pada saat kami mendarat di Jakarta pada
pukul 00.10 pagi (!) petugas di bagian 'baggage claim' masih juga
menyangkal hal tsb ketika saya mempertanyakan mengapa nomor penerbangan
di conveyor belt tsb adalah QZ7519 dan bukan QZ7513. Menurutnya, ...
"yang ini memang suka salah".
Saya kecewa sekali karena pihak Air Asia tidak dengan jujur mengakui
bahwa kami memang akan diterbangkan dengan penerbangan berikutnya.
Malah mereka terkesan menutup-nutupi dengan cara mengumumkan
keterlambatan pesawat karena alasan teknis dan mengulur waktu satu jam
demi satu jam.
Bayangkan pula bagaimana jengkelnya kami ketika kami keluar dari
'business lounge' tempat kami menunggu dan menemukan bahwa ternyata ada
'jatah' makan malam bagi penumpang penerbangan yang terlambat tsb! Kami
tidak mengetahui hal tsb karena tidak ada pemberitahuan sama sekali.
Apakah hal tsb karena tidak ada cukup makanan untuk semua penumpang?
Bagaimana mungkin pihak Air Asia tidak mempertimbangkan kondisi
anak-anak saya yang harus menunggu di airport sejak pukul 6 sore?
Belajar dari pengalaman tsb, saya menghimbau para bapak dan ibu agar
berpikir ulang untuk mempergunakan Air Asia jika ingin bepergian dengan
anak-anak anda.
Untuk saya, itulah pengalaman pertama dan terakhir mempergunakan Air
Asia bersama anak-anak. Saya hanya dapat bersyukur masih dapat
memberikan fasilitas di business lounge yang nyaman sehingga anak-anak
kami tidak terlantar. Bayangkan jika kami percaya 100% dengan layanan
yang diberikan Air Asia. Mungkin bayi dan anak-anak saya akan jatuh
sakit karena harus menunggu selama 6 jam dengan perut lapar di ruang
tunggu yang berada di sebelah ruang merokok itu.
GW SICH ASIK ASIK AJA TUCH NAIK AIR ASIA, PERTAMA SOAL BAYAR LAGI KAYANYA BUKAN DARI PIHAK AIR ASIANNYA, CM KAYANYA ULAH ORG2 YANG TDK BERTANGGUNG JW B
Oleh-oleh dari Hotel Tropicana Aston, Jl Cihampelas, Bandung pada tanggal 26 April 2008.Pentingnya Penglihatan Untuk Kecerdasan Anak- Oleh Dr. Kusnandi...
Twitter of Adhi Rachdian (http://twitter.com/adhirachdian)
Twitter updates from Adhi Rachdian / adhirachdian.
Pada dasarnya semua manusia didunia itu ditakdirkan berbahagia. Perhatikan tingkah laku anak yang begitu ceria dan polos. Kalaupun ada diantara kita yang merasa tidak/kurang bahagia, lingkungan (internal/ekxternal)lah yang mencemari dan membuat kebahagiaan itu menjadi hibernasi dan mati suri.
Paranormal mengatakan, aura kita tertutup, para sufi bilang hati kita masih terhalang hijab, psikolog mengatakan adanya bloking akibat kecenderungan kita berpikir negatif.
Berdoa saja tidak cukup, saatnya kita ubah persepsi pikiran, perasaan dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa, Allah swt.
Selamat Jumatan bagi yang menjalankannya, selamat berbahagia untuk semua insan di dunia.
So you think you are a geek, eh? If you want to know more about me, you have to translate the geek code below. I wrote about me in World-Famous Geek Code...
-----BEGIN GEEK CODE BLOCK----- Version: 3.1 GCM/CS/ED/IT/S d+ s: a C++++ UBLAHS++++ P+++ L++++ E--- W+++ N o-- K- w++(++) O- M !V PS+ PE++ Y- PGP t+ 5 X+ tv b++++(+) DI++ D+@ G++ e++ h+ r y+ ------END GEEK CODE BLOCK------